Humas Pemda Berau

Portal Berita Resmi Humas Pemda Berau

Popular Post


Bupati Resmikan Sejumlah Fasilitas di Pegat Bukur

Posted by On January 16, 2019

Bupati Muharram meresmikan sejumlah fasilitas di Kampung Pegat Bukur
Bupati Muharram didampinggi Wakil Bupati Agus Tantomo meresmikan sejumlah fasilitas di Kampung Pegat Bukur, Rabu (16/1). Fasilitas yang diresmikan ini merupakan hasil pembangunan dari program CSR perusahaan serta Alokasi Dana Kampung (ADK) dan APBD Berau seperti Masjid Nurul HAQ, Mushollah Husein Ismail, Perustakaan Harapan Bangsa, Pasar Kampung Harapan Maju dan kandang pengemukan sapi.

Persemian ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasati pembangunan oleh Bupati Muharram didampinggi Wabup Agus Tantomo dan disaksikan tamu undangan lainnya. Dalam peresmian ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, M Gazali, Asisten serta sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau dan perwakilan perusahaan serta masyarakat sekitar.

Bupati Muharram dalam sambutan menyampaikan bahwa fasilitas yang telah dibangun ini harus dapat dijaga oleh seluruh masyarakat. Dan fungsinya juga harus dimaksimalkan sehingga memiliki dampak positif bagi pembangunan kampung. Seperti Masjid Nurul HAQ yang perlu dijadikan sebagai pusat pembinaan umat sekaligus tempat mencetak orang-orang yang taat beribadah.

Dalam mengelola masjid ini, Muharram memiliki empat pesan kepada kepala kampung dan masyarakat, pertama menunjuk imam masjid yang fasih dan memiliki hapalan Al-Quran banyak, menjaga kebersihan masjid, melakukan penjadwalan majelis taqlim dan bergotong royong dalam membangun masjid. “Kalau semua ini dapat terlaksana dengan baik, saya yakin kemajuan masjid kita di sini akan pesat. Dan orang-orang akan rajin untuk menunaikan ibadah,” jelasnya.

Kemudian untuk perpustakaan disampaikan Muharram agar pengelolaanya dapat lebih maksimal lagi. Mengingat persaingan saat ini yang cukup besar dari kemajuan teknologi. Pengelola perusahaan harus dapat memancing pembaca agar terus datang. “Bagaimana kita membuat agar perpustakaan kita ini ramai. Karena saingan kita saat ini adalah handphone. Sumber informasi ada di situ semuanya. Ini yang perlu kita siasati,” tegasnya.


Sementara untuk pasar kampung dan pusat pengemukan sapi diharapkan dapat menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat kampung. Dengan adanya fasilitas ini tentu kemajuan kampung harus bisa ditingkatkan juga. “Karena ini akan dikelola oleh BUMK, saya ingin dapat memberikan hasil positif. Kalau dikelola dengan maksimal, saya yakin kampung ini bisa menjadi kampung yang mandiri,” pungkasnya. (hms5)
Piala Adipura Kebangaan Masyarakat Berau

Posted by On January 15, 2019

Bupati Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo berfoto bersama para petugas kebersihan
Kabupaten Berau menjadi salah satu dari 119 daerah yang mendapat anugerah Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini disampaikan Wakil Presiden RI Jusuf Kala dan diterima oleh Bupati Muharram di Jakarta Senin (14/1) lalu. Raihan Piala Adipura ini pun menjadi kebangaan seluruh masyarakat di Bumi Batiwakkal.
Untuk lebih mendekatkan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Berau pun melakukan arak-arakan Piala Adipura di Kota Tanjung Redeb.
Setibanya di Bandara Kalimarau, rombongan Wakil Bupati Agus Tantomo beserta seluruh Kepala OPD dan elemen masyarakat langsung menyambut rombongan Bupati Muharram yang membawa Piala Adipura dari Jakarta.
Suasana haru bercampur gembira sangat terasa dalam penyambutan ini. Mengingat Piala Adipura ini merupakan yang pertama kali diterima Berau. Sekaligus menyempurnakan raihan pada tahun 2012 lalu, dimana Berau juga menerima plakat Adipura untuk pengelolaan taman kota.
Piala Adipura ini pun langsung menjadi sasaran selfie termasuk oleh Bupati Muharram dan Wakil Bupati Muharram serta unsur FKPD yang hadir dalam penyambutan ini. Tak hanya itu saja, diruangan VIP Bandara Kalimarau juga telah menunggu puluhan orang yang ingin berfoto bersama Piala Adipura. Tak mau ketinggalan juga para pejuang kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) turut serta mengabadikan moment yang sangat berharga ini.
Usai melakukan foto-foto, Piala Adipura bersama dengan Panji Keberhasilan Pembangunan segera diarak menuju kota Tanjung Redeb. Di sepanjang jalan arak-arakan ini, seluruh sekolah dan masyarakat pun telah menanti untuk menyambut rombongan. Meskipun kondisi cuaca yang tidak mendukung, dengan hujan lebat, namun tak menyurutkan kegembiraan para siswa/i dari berbagai sekolah serta masyarakat menyambut rombongan arak-arakan.
Setelah pelaksanaan arak-arakan, Bupati Muharram menyampaikan bahwa Piala Adipura ini merupakan kebanggaan seluruh masyarakat yang harus dipertahankan kedepannya. Ia mengharapkan juga agar terjadi peningkatan pada tahun-tahun berikutnya. Disampaikan juga bahwa dirinya ingin menciptakan pahlawan-pahlawan kebersihan baru. “Kerja keras ini merupakan bukti bahwa pasukan kuning dan orange bekerja maksimal. Kita harap juga agar jejak ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat sebagai pahlawan kebersihan baru lainnya. Kita mulai dari lingkungan kita sendiri untuk menjaga kebersihannya,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Adipura ini bukan menjadi tujuan utama yang harus dicapai. Namun bagaimana membudayakan masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan lingkungannya. “Kalau kita ada kemauan saya yakin kita pasti bisa,” pungkasnya. (hms5)
Tanjung Redeb Raih Adipura

Posted by On January 14, 2019

Wakil Presiden RI, Jusuf Kala menyerahkan Piala Adipura kepada Bupati Berau, Muharram
Upaya dan konsistensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota akhirnya berbuah manis. Seluruh kerja keras yang dilakukan tersebut mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dengan anugerah Piala Adipura. Ini merupakan capaian tertinggi di bidang kebersihan.
Piala Adipura ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kala kepada Bupati, Muharram pada Senin (14/1) kemarin. Prestasi ini sekaligus melengkapi pencapaian pada tahun 2012 lalu, dimana Berau mendapatkan plakat adipura dalam hal pengelolaam taman kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Sujadi mengatakan, diraihnya penghargaan Adipura ini merupakan hasil kerja keras kepala daerah, dalam memotivasi dan menggerakkan masyarakat, agar menjaga lingkungannya masing-masing.
"Seperti kita ketahui, Bapak Bupati dan Wakil Bupati sering mengkampanyekan gerakan gotong royong, gerakan hidup sehat, sehingga masyarakat dan kami selaku Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan semakin bersemangat," ujarnya.
Masyarakat dan juga Pemkab Berau terus memantau kebersihan di tiap sudut kota, terutama yang menjadi titik pantau. Agar kebersihan tetap terjaga, mengingat penilaian yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pemerintah daerah.
Pihaknya juga melakukan evaluasi penilaian Adipura tahun-tahun sebelumnya, melakukan pembenahan di setiap lokasi yang mendapat nilai rendah. Berkat konsistensi, kerja keras itu akhirnya terbayar dengan penghargaan tertinggi, Piala Adipura.
Meski begitu, Adipura bukanlah satu-satunya tujuan dalam menjaga kebersihan ini. "Sesuai arahan kepala daerah, bukan Adipura yang harus dikejar tapi menjaga lingkungan tetap bersih demi menciptakan kenyamanan masyarakat menjadi target utama,” ujarnya.
Sementara Bupati, Muharram menyampaikan bahwa menciptakan lingkungan yang bersih akan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat terutama dari segi kesehatan. Ia menegaskan masih banyak pekerjaan rumah pemerintah setelah pencapai ini. Dimana pemerintah harus terus dan semakin meningkatkan upaya dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat kedepannya. “Ini momentum yang tepat bagi kita untuk lebih serius lagi meningkatkan kebersihan dan keindahan kota,” jelasnya.
Dalam menjaga kebersihan ini Muharram juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan ini. Karena menurutnya sumber utama dalam menjaga kebersihan ini adalah dengan membudayakan hidup bersih dan sehat dari masyarakat. “Cukup membersihkan lingkungan sekitar saja, mulai selokan dan lingkungannya. Saya pun akan semakin semangat untuk pertahankan dan tingkatkan kebersihan kedepannya,” pungkasnya. (hms5)
Saiful Rahman Jabat Direktur PDAM Tirta Segah

Posted by On January 14, 2019

Wabup Agus Tantomo melantuk Saiful Rahman sebagai Direktur PDAM Tirta Segah periode 2019-2023.
Wakil Bupati Agus Tantomo melantik Saiful Rahman sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Segah periode 2019-2023. Pelantikan berlangsung di Balai Mufakat pada Senin (14/1) kemarin. Pelantikan ini juga disaksikan unsur FKPD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran manajemen PDAM Tirta Segah.
Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara sumpah jabatan sekaligus pembacaan pakta intregritas oleh Dirut PDAM Tirta Segah yang baru.
Usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Wabup Agus Tantomo dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada Direktur yang baru menjabat. Ia juga menegaskan bahwa penetapan jabatan ini sudah melalui mekanisme yang berlaku. “Setelah melalui seluruh rangkain tahapan, akhirnya terpilih lah saudara Saiful untuk dipercaya menjadi pimpinan yang baru,” jelasnya.
Ditegaskan Agus bahwa sebagai pimpinan yang baru tentu banyak hal yang harus menjadi perhatian. Salah satunya yaitu mempertahankan prestasi yang selama ini telah diraih. Begitu juga dengan pengelolaan dan manajemen di PDAM Tirta Segah yang dinilai telah cukup berjalan dengan baik. “Saat ini sudah bagus, tugas pimpinan yang baru cukup berat karena mempertahankan yang telah bagus ini bahkan meningkatkan lagi,” katanya.
Selain itu diharapkan juga agar pimpinan yang baru cepat menjalankan program kerja. Terutama dalam pemenuhan sambungan rumah baru di masyarakat. Dimana saat ini Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Singkuang telah selesai dibangun. Dengan penambahan kapasitas 50 liter per detik diharapkan dapat memberikan penambahan sambungan rumah baru. “Jika dihitung-hitung, kapasitas ini dapat memenuhi daftar tunggu yang saat ini mencapai 5000,” imbuhnya.

Kemudian Agus menyampaikan bahwa pemaksimalan IPA-IPA yang ada di kecamatan harus menjadi prioritas. Mengingat ada beberapa IPA yang belum berfungsi maksimal. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah yang harus dipenuhi secepatnya. Mengingat  kebutuhan air bersih ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. (hms5)
Gelar Apel Peringatan HUT Kaltim ke-62

Posted by On January 09, 2019

Sekda M Gazali memimpin apel peringatan HUT Kaltim ke-62

Pemerintah Kabupaten Berau mengelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltim ke-62, Rabu (9/1) di Halaman Kantor Bupati. Selain dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Berau, kegiatan juga dihadiri instansi vertikal, pelajar, mahasiswa dan organisasi masyarakat.
Bertindak sebagai inspekstur upacara, Sekretaris Daerah M Gazali. Dalam peringatan kali ini mengambil tema ‘Wujudkan Kalimantan Timur Yang Berdaulat Untuk Indonesia Sejahtera’.
Dalam sambutan Gubernur Kaltim, Isran Noor yang dibacakan Gazali, peringatan ini menjadi ajang momentum yang sangat penting untuk introsepksi dan perencanaan kedepan yang lebih baik. Peringatan ini juga harus menjadi ajang dalam merefleksikan diri, menjaga soliditas dan solidaritas. Memberikan lompatan besar demi mencapai kemajuan Kaltim.
“Tahun 2019 dan masa depan Kaltim harus kita hadapi dengan kerja keras dan kerja nyata serta disongsong dengan optimisme tinggi untuk mewujudkan Kaltim berdaulat, maju dan sejahtera,” tegasnya.
Pemerintah provinsi serta TNI/Polri dan seluruh masyarakat harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan Negara Indonesia khususnya di Kaltim dan sebagai agen perekat kebhinekaan yang melayani dengan jiwa dan semangat pancasila.
“Tingkatkan semangat dan kinerja pembangunan. Keberhasilan pembangunan adalah sukses kita bersama yang kita tujukan untuk masyarakat Kaltim dan Indonesia yang kita cintai,” pungkasnya.(hms5)
Berau Terima 8 Panji Keberhasilan Pembangunan

Posted by On January 09, 2019

Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan panji
keberhasilan pembangunan kepada Wabup Agus Tantomo

Pemerintah Kabupaten Berau menerima delpan panji keberhasilan pembangunan  dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Panji keberhasilan pembangunan diserahkan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (9/10).
Delapan panji keberhasilan pembangunan masing-masing bidang kelautan dan perikanan, bidang pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintah desa, bidang kesejahteraan sosial, bidang kebudayaan kabupaten, bidang pembangunan tanaman pangan, bidang pembangunan peternakan, bidang kehutanan dan bidang daya saing daerah.
Pencapaian ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Dimana sebelumnya Berau hanya mendapatkan lima panji keberhasilan pembangunan dan berada di urutan keempat. Sementara dengan raihan delapan panji keberhasilan pembangunan kali ini, Berau berhasil berada di urutan kedua setelah Balikpapan yang mendapatkan 19 panji. Sementara Kutai Kartanegara berada di posisi ketiga diikuti Samarinda.
Usai menerima panji ini Wakil Bupati Agus Tantomo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Berau dan masyarakat Kabupaten Berau yang telah berkontribusi dalam peraihan penghargaan yang pada tahun ini Berau bisa masuk dalam dua besar. “Saya kira ini harapan kita kedepan menjadi motivasi kita untuk kembali dan terus berinovasi, bekerja optimal untuk tahun 2019 ini agar paling tidak kita bisa mempertahankan peringkat dua besar kembali,” ungkapnya.
Penerimaan panji keberhasilan pembangunan ini juga menjadi evaluasi agar kedepan lebih membangun kekompakan kerja dan lebih mencoba mengetahui apa-apa saja yang menjadi kriteria masing-masing bidang. Sehingga upaya pembenahan dapat terus dilakukan dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi dapat bekerja lebih optimal dengan capaian penilaian yang lebih baik.
“Momentum ini jadikan awal untuk berpikir lebih serius, jadikan seluk beluk item tolak ukur keberhasilan pembangunan, ada 50 item masing masing SKPD terkait, sehingga tahun depan bisa meningkat, minimal bisa bertahan diperingkat dua, ini menjadi motivasi untuk semua,” jelasnya.
Agus juga menegaskan ada beberapa panji yang menjadi langanan Berau namun lepas ke daerah lain yaitu pariwisata. “Jadi kita harus kerja keras lagi agar panji ini dapat kembali. Kalau dilihat dari potensi kita harusnya Berau itu bisa meraih belasan panji,” pungkasnya. (hms5)