Humas Pemda Berau

Portal Berita Resmi Humas Pemda Berau

Popular Post


Akhir Desember Jalan HARM Ayoeb Dikerjakan

Posted by On December 17, 2018

Akhir Desember ini pengerjaan Jalan HARM Ayoeb akan dilakukan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya melakukan perbaikan Jalan HARM Ayoeb yang rusak di sekitar Pasar Sanggam Adji Dilayas. Kondisi ruas jalan nasional ini mengalami kerusakan parah akibat kerap terendam air lantaran tak memiliki saluran pembuangan air (drainase).
Bupati Berau Muharram menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut segera dilakukan. Ia pun telah melakukan komunikasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan mendorong agar segera melakukan tindakan. Karena pengerjaan jalan tersebut sifatnya sudah sangat mendesak.
Tahun ini, kata dia, pemerintah pusat telah memprogramkan perbaikan di jalan tersebut dengan alokasi yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Mengingat statusnya ruas jalan tersebut adalah ruas jalan Negara yang dibiayai melalui APBN. Total anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan ini senilai Rp 150 miliar, mulai dari Jalan Labanan menuju Jalan HARM Ayoeb hingga perbatasan Bulungan. “Insya Allah akhir Desember ini sudah mulai dikerjakan untuk fisiknya,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri PUPR. Karena sebelumnya terjadi persoalan terkait lelang proyek. Dimana belum ada pemenang dalam proyek tersebut. Sehingga persoalan yang selama ini menjadi masalah dapat segera diatasi. Dan pengerjaan dapat dilakukan segera. “Penetapan pemenang baru saja dilakukan. Dan kita harap secepatnya akan dikerjakan. Kita tunggu saja dan berdoa agar pengerjaan berjalan lancar,” tegasnya.
Bupati mengakui bahwa selama ini warga yang bermukim dan melintas di jalan itu terhambat oleh genangan air serta badan jalan yang sudah banyak berlubang. “Kita harap bisa secepatnya terealisasi program perbaikan ini, sehingga masyarakat nyaman saat melewatinya,” katanya.
Ruas jalan ini merupakan kewenangan satuan kerja wilayah II BPJN XII Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sebelumnya pemerintah pun telah melakukan perbaikan sementara di jalan tersebut untuk mempermudah pekerjaan nantinya. (hms5)
Wujudkan Kesehatan, Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

Posted by On December 17, 2018

Bupati Muharram mengajak agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat.

Peningkatan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Berbagai program pembangunan di bidang kesehatan pun dilakukan untuk mewujudkannya seperti pemenuhan tenaga kesehatan serta pelengkapan fasilitas kesehatan. Tak hanya itu saja tapi menjaga lingkungan tetap bersih juga merupakan bagian dalam mencapai target ini.
Seperti yang disampaikan Bupati Muharram Sabtu (15/12) kemarin saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Puskesmas Merangcang Ulu. Pada kesempatan tersebut ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Sehingga menghindarkan dari segala macam penyakit. Dimana lingkungan yang bersih merupakan langkah pertama dalam menjaga kesehatan di tengah masyarakat.
“Kita jaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Jangan lagi membuang sampah sembarangan atau buang air besar (BAB) di sungai. Beberapa kampung saat ini juga telah melakukan deklarasi tidak lagi BAB di sungai seperti Kampung Pulau Besing. Ini harus bisa diikuti oleh kampung-kampung lainnya,” tegasnya.
Muharram menilai bahwa pola hidup bersih dan sehat ini sangat mempengaruhi terhadap kualitas hidup masyarakat. Dengan menjaga kesehatan tentu akan menghasilkan generasi muda yang kuat. Hal ini lah juga menjadi alasan pemerintah daerah untuk mengarahkan masyarakat menjaga kesehatan ini dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Sehingga kualitas taraf hidup masyarakat dapat terwujud.
“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta pemerintahan di kampung ini yang telah melakukan kampanye kesehatan. Diharapkan ini dapat terus berlanjut kedepannya. Dengan menjaga dan perhatikan lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” ujarnya.
Pemerintah kampung pun disampaikannya memiliki peran penting untuk mewujudkan program ini. Dengan mengajak masyarakat setiap waktu agar menjaga lingkungan tetap bersih. Tak hanya itu saja ia juga mengarahkan agar pemerintah kampung dapat memanfaatkan alokasi dan kampung (ADK) ini dalam menjaga kebersihan di kampungnya. “Jadi bisa saja mengangkan tenaga kebersihan yang bertugas melakukan kebersihan di kampung. Untuk pengajian bisa lewat ADK. Kita sisihkan agar lingkungan di kampung kita ini selalu bersih,” pungkasnya.
Dalam peringatan HKN ini juga dihadiri oleh masyarakat dari beberapa kampung seperti Merancang Ilir, Melati Jaya, Pulau Besing dan Batu-batu. Usai membuka kegiatan ini bupati bersama masyarakat melakukan bersih- bersih dengan mengumpulkan sampah-sampah yang ada di lingkungan. (hms5)
Pemkab Lanjutkan Kerja Sama dengan Kejari dan Polres

Posted by On December 16, 2018

Bupati Muharram bersama Kajari DB Susanto
dan Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono usai penandatangan MoU.

Pemerintah Kabupaten Berau melanjutkan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau dan Polres Berau. Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab dengan Kejari dan Polres pada Jumat (14/12) kemarin di kantor bupati.
Untuk kerja sama Pemkab dengan Kejari yaitu mengenai bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya. Dalam artian untuk memenuhi kebutuhan di bidang perdata dan tata usaha negara serta sebagai bentuk antisipasi atau upaya preventif munculnya masalah hukum yang akan dihadapi Pemerintah Kabupaten Berau dan dapat mengganggu kegiatan, sebagai pihak pertama dalam perjanjian tersebut.
MoU ini bertujuan untuk melindungi dan membela kepentingan hak-hak hukum Pemkab Berau dari permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara dengan cara bermitra dengan Kejaksaan Negeri Berau untuk mewakilinya baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Dalam perjanjian tersebut Pemkab Berau dalam menghadapi permasalahan hukum dibidang perdata dan tata usaha negara dapat mengajukan permohonan bantuan hukum kepada Kejaksaan Negeri Berau sebagai pihak kedua untuk mewakili atau membela kepentingan hukum Pemkab Berau baik sebagai penggugat maupun sebagai tergugat, baik ligitasi maupun non ligitasi.
Kajari Berau, DB Susanto, mengungkapkan penandatanganan MoU tersebut untuk melakukan bantuan hukum litigasi dan non litigasi. Litigasi dijelaskannya jika Pemkab Berau digugat ke pengadilan dalam hal perdata dan tata usaha negara, maka pihaknya bisa mewakili Pemkab Berau sebagai pengacara dalam menjalani gugatan. Sedangkan non litigasi ialah suatu hal di luar pengadilan.
Tak hanya itu, dalam MoU ini juga dalam hal fungsi pertimbangan hukum yang dibagi menjadi dua yakni pendampingan dan pendapat hukum. Ketika Pemkab Berau terlibat pemasalahan hukum terkait perdata dan tata usaha negara, maka Pemkab Berau bisa meminta Kejaksaan Negeri Berau mengeluarkan bantuan pendapat hukum untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. “Kan ini sudah berjalan sejak beberapa tahun. Dari hasil evaluasi kami baru 8 OPD saja yang memanfaatkan MoU ini. Kedepan kita harapkan bisa lebih banyak,” jelasnya.
Sementara MoU dengan Polres yaitu mempersiapkan putra-putri Kabupaten Berau untuk mengikuti seleksi pendidikan dan pelatihan menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pemkab Berau bersama Polres Berau menjalin kerja sama pembinaan dan pelatihan bagi putra-putri Berau yang berminat menjadi anggota Polri.
Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono mengatakan pembinaan dan pelatihan bagi putra-putri daerah ini merupakan program persiapan rekrutmen anggota Polri. Sehingga dengan pembinaan dan pelatihan sejak dini, ke depan anggota Polri akan semakin berkualitas dari putra-putri daerah.
Pengkaderan yang dilakukan dimulai dari sekolah-sekolah, dengan mendorong prestasi akademik, olahraga maupun ekstrakurikuler. “Jadi kita mengkader sejak dari kelas 1 SMA hingga nanti kelas 3 dengan pembinaan dan pelatihan berkaitan jasmani dan psikotesnya, sehingga pada saatnya nanti, sudah bisa mendaftarkan diri dan seluruh syarat formil maupun fisik terpenuhi dan sudah berkualitas sesuai yang diharapkan. Ini merupakan persiapan terhadap putera daerah,” ungkapnya.
Dukungan dari Pemkab Berau yang ditandai dengan penandatanganan MoU ini,  diharapkan semakin banyak lagi putra-putri Berau mengikuti pendidikan untuk menjadi anggota Polri. Terlebih, Polri setiap tahun melakukan perekrutan melalui jenjang pendidikan Tantama, Bintara, dan Akademi Kepolisian (Akpol). “Kita berharap ke depan memiliki anak didik yang siap menjadi anggota Polri,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Berau Muharram menyambut baik kerja sama ini. Untuk kerja sama dengan Polres, perekrutan putra-putri daerah menjadi anggota Polri yang diawali dengan memberikan pembinaan dan pelatihan. Program ini, kata Bupati, sangat baik dan mengarah pada kepedulian serta pemberdayaan putra-putri daerah, khususnya yang berminat dan bercita-cita menjadi anggota Polri. “Dengan kerja sama ini kita berharap putra-putri Berau dapat berkiprah sebagai anggota Polri,” ungkapnya.
Kemudian kerja sama dengan Kejari disampaikan Muharram, pemerintah menyambut baik dukungan dari Kejaksaan Negeri Berau memberikan pendampingan kepada Pemkab Berau dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Ia berharap perjanjian kerja sama ini dapat ditindaklanjuti jajaran Pemkab Berau dalam melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan untuk meminta pendampingan maupun pendapatan hukum ketika ada kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan.
Dengan mendapat pendampingan dan bantuan pendapat hukum dari jajaran Kejaksaan Negeri Berau diharapkan tidak lagi ada keragu-raguan dalam melaksanakan program dan kegiatan yang ditetapkan. “Kepada OPD saya harap untuk memanfaatkan kerja sama ini. Apa saja yang menjadi keraguan bisa dikonsultasikan ke Kejari,” pungkasnya. (hms5)
Beri Pelatihan Kepada Pejuang SIGAP

Posted by On December 16, 2018

Bupati Muharram menyematkan tanda peserta kepada perwakilan
pejuang Sigap yang mengikuti pelatihan sebelum diturunkan ke kampung.
Seluruh kampung di Kabupaten Berau telah melakukan deklarasi kesepakatan terhadap program akSi Inspiratif warGA untuk Perubahan (SIGAP) Sejahtera. Kini pemerintah daerah menyiapkan tenaga pendamping atau yang disebut pejuang SIGAP untuk mendukung program tersebut. Para tenaga pendamping yang telah melalui tahapan seleksi yang cukup ketat ini pun diberikan pelatihan dan pembekalan sebelum diterjunkan ke seluruh kampung.
Pelatihan ini merupakan inisiasi dari TNC dengan difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau. Pelatihan yang akan berlangsung selama 10 hari ini dimulai Jumat (14/12) kemarin di Balai Mufakat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Muharram, dihadiri jajaran asisten, unsur forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau.
Dalam laporannya, Kepala DPMK Ilyas Natsir mengatakan bahwa pelatihan yang dilakukan ini meliputi penyusunan profil kampung, penyusunan indeks desa membangun, pengelolaan BUMK, indentifikasi kemiskinan, pengalian dan pemanfaatan potensi di kampung. “Ini merupakan target yang ingin dicapai oleh pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu para pejuang SIGAP ini juga akan dilatih untuk melakukan negosiasi dan berkoodinasi. Dalam pelatihan ini telah disiapkan mentor-mentor yang telah berpengalaman di bidangnya. Dengan harapan para pejuang SIGAP dapat meningkatkan kapasitas dirinya sehingga dapat membantu pemerintah kampung dalam menjalankan seluruh program yang ada. “Para pejuang ini juga akan dievaluasi terus oleh pihak kecamatan,” katanya.
Sementara Bupati Muharram menyampaikan bahwa pemerintah memiliki harapan besar terhadap para pejuang SIGAP ini dalam membantu seluruh pemerintah kampung. Karena dengan adanya para pejuang ini maka kepala kampung dalam terbantukan. “Kita ingin memberikan kemudahan kepada kepala kampung agar target pembangunan kampung ini dapat terwujud,” jelasnya.
Diharapkan juga agar status kampung yang saat ini masih dalam tertinggal ataupun sangat tertinggal dapat segera ditingkatkan. Oleh karena itu ia pun mendorong para pejuang SIGAP ini untuk bekerja maksimal nantinya. “Jadi anggaran yang diturunkan ke kampung setiap tahunnya dengan nilai yang sangat besar dapat mendapatkan hasil yang memuaskan,” tegasnya.
Ditegaskan juga agar para pejuang SIGAP ini memiliki motivasi yang tinggi. Karena banyak tantangan yang akan dihadapi nantinya. Salah satunya membangun harmonisasi dengan kepala kampung. “Tugas pertama yang harus dilakukan yaitu bagaiamana kepala kampung menghormati pejuang SIGAP dan pejuang ini mendukung kepala kampung dengan maksimal. Pejuang ini hadir menjadi solusi di kampung dan perbaikan pembangunan di kampung,” pungkasnya. (hms5)
x
Berau Tuan Rumah Porprov VII 2022

Posted by On December 14, 2018

Bupati Muharram menerima bendera Porprov dari Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya, dimana Berau siap menjadi tuan rumah Porprov VII Tahun 2022 mendatang.

Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Timur, resmi berakhir, Rabu (12/12) malam kemarin. Kontingen Kabupaten Berau berhasil meraih posisi lima besar dengan prolehan 38 medali emas, 47 perak dan 84 perunggu. Penutupan digelar di Stadion Kudungga Sangata, sekaligus penyerahan bendera Porprov kepada Pemerintah Kabupaten Berau yang akan menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Porprov VII Tahun 2022 mendatang.
Bendera Porprov Dikembalikan dari Bupati Kutai Timur, Ismunandar, kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Zuhdi Yahya. Selanjutnya diteruskan kepada Bupati Berau, Muharram yang disaksikan para atlet dan masyarakat Kutai Tumur yang memadati stadion Kudungga.
Bupati Berau, Muharram, menyampaikan kesiapan Kabupaten Berau yang telah ditunjuk untuk menjadi tempat pelaksanaan even olahraga bergengsi empat tahunan tingkat Provinsi Kalimantan Timur ini. Pemerintah Kabupaten Berau beserta masyarakatnya telah mulai mempersiapkan diri menjadi tuan rumah. “Mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Berau,saya menyampaikan Kabupaten Berau siap untuk menjadi tuan rumah porprov VII tahun 2022,” ungkapnya.
Bupati Muharram juga berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, DPRD, maupun jajaran KONI Kaltim dalam melakukan persiapan yang akan dimulai tahun 2019 mendatang. Penyediaan infrastruktur pendukung secara bertahap akan dipenuhi, termasuk persiapan pembangunan stadion yang menjadi venue utama Porprov VII 2022. Dengan harapan pelaksanaan Porprov VII nanti akan dapat digelar dengan sebaik baiknya. “Kami berharap dukungan dari semua pihak dalam persiapan ini, termasuk dukungan anggaran dari pemerintah provinsi Kaltim dalam pembenahan sarana dan prasarana olahraga untuk pelaksanaan Porprov 2022,” ucapnya.
Kesuksesan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam pelaksanaan Porprov VI tahun ini dikatakan Muharram dapat ditiru bahkan lebih ditingkatkan untuk kegiatan yang akan datang. Sehingga even yang nantinya digelar di Bumi Batiwakkal akan lebih meriah dan semarak lagi. Even ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Berau. hadirnya ribuan atlet dan official dari seluruh kabupaten dan kota se Kaltim tentu akan menjadi nilai tambah. Termasuk di sektor pariwisata dengan banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Berau. (hms4)

Kolaborasi Pemkab dan Baznas Kurangi Kemiskinan

Posted by On December 14, 2018

Sekda M Gazali menyerahkan penghargaan kepada mitra kerja Baznas
Target akhir dalam program pembangunan yang dilakukan pemerintah adalah mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam menjalankan program tersebut pemeritah pun mengandeng pihak-pihak lain yang memiliki tujuan sama. Salah satunya adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang bersama-sama turut serta dalam mengurangi angka kesmikinan ini.
Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah Berau M Gazali saat membuka seminar zakat pada Kamis (13/12) kemarin. Pada kesempatan itu ia mengatakan bahwa pemerintah daerah dan Baznas memiliki tujuan yang sama yaitu mengurangi angka kemiskinan di Bumi Batiwakka. Dimana targetnya setiap tahun angka ini dapat dikurangi serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kita saat ini sudah melakukan pendataan dan telah memiliki SK mengenai data penduduk miskin. Dari sini lah dasar kita untuk melakukan pekerjaan. Targetnya dari angka tersebut dapat dikurangi bertahap. Saya mengajak agar Baznas dapat berkolaborasi dengan pemda,” katanya.
Ia mengatakan masing-masing pihak memiliki peran serta sendiri. Misalnya saja Baznas telah memberikan bantuan apakah berupa modal usaha ataupun bantuan tunai. Tinggal pemerintah melakukan bantuan serupa namun dengan penduduk yang berbeda. “Jadi setelah diberikan bantuan dapat dilaporkan ke pemerintah. Sehingga tidak dibantu pemerintah lagi tapi bisa dialokasikan ke yang lain. Kalau seperti ini tentu akan cepat. Hal ini juga berlaku bagi pihak lainnya yang memilikim program serupa,” tegasnya.
Setelah diberikan bantuan kemudian data yang ada pun dapat diperbaharui. Sehingga angka penduduk miskin ini dapat diketahui dengan pasti. “Bantuan yang diberikan juga jangan hanya setengah saja tapi sampai tuntas. Jadi bisa dihapuskan dalam daftar penduduk tidak miskin. Dan setiap tahun dapat diupdate. Saya yakin jika dikerjakan bersama akan tutas segera,” katanya.
Sementara Ketua Baznas Berau Rajudin mengatakan bahwa target Baznas ini sudah jelas setiap tahunnya. Yaitu memberikan bantuan kepada para masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan. Tujuannya adalah mengurangi angka kemiskinan ini. Saat ini Baznas telah memberikan bantuan berupa pembangunan rumah kepada masyarakat kurang mampu dengan total 50 unit. “Sementara di tahun 2018 ini target yang kita tetapkan dalam mengurangi angka penduduk miskin sebanyak 160,” katanya.
Saat ini pun Baznas sedang berupaya dalam mengumpulkan zakat. Rajudin menilai jika zakat ini dapat terhimpun seluruhnya akan lebih banyak program yang dapat dilakukan Baznas. “Potensi zakat kita di sini senilai Rp 27 miliar sementara yang masih terkumpul hingga saat ini Rp 5,5 miliar. Hingga Desember ini penyaluran telah mencapai Rp 5 miliar,” pungkasnya. (hms5)