Humas Pemda Berau

Portal Berita Resmi Humas Pemda Berau

Popular Post




Bupati Tinjau TC Kafilah Berau Siap Tampil di MTQ Tingkat Kaltim

Posted by On April 23, 2018

Bupati Muharram memberikan semangat kepada kafilah Kabupaten Berau yang mengikuti training center (TC) jelang MTQ ke 40 tingkat Provinsi Kaltim.
Bupati Berau, Muharram, menyambangi pondok Tahfizh yang menjadi tempat kegiatan training center (TC) bagi kafilah Kabupaten Berau yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai tuan rumah pada even yang berlangsung 2 hingga 10 Mei 2018 mendatang, Bumi Batiwakkal tidak hanya bersiap untuk menjaga tuan rumah yang baik. Namun juga berupaya memberikan penampilan terbaik dengan optimis bisa meraih juara umum.
Didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Berau, Alfi Taufik, Bupati Muharram, memberikan semangat kepada para qori dan qoriah yang antusias berlatih dibawah pendampingan para pelatih. Bahkan untuk memberikan pendampingan dan pembinaan terbaik, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Berau, menghadirkan pelatih dari tingkat provinsi Kalimantan Timur.
Bupati Berau, Muharram, berharap para kafilah yang dipercaya menjadi duta Bumi Batiwakkal dapat berlatih dengan tekun, sehingga nantinya bisa memberikan penampilan yang terbaik. Muharram percaya akan penampilan qori dan qoriah Kabupaten Berau yang disetiap even MTQ diakuinya terus meraih peringkat yang terbaik. Bahkan Berau telah beberapa kali meraih juara umum. Sehingga tahun ini Muharram optimis juara umum akan dapat kembali diraih Bumi Batiwakkal.
Bupati Muharram juga mengingatkan kepada para kafilah untuk selalu menjaga kesehatan. Karena kesehatan sangat penting untuk bisa tampil prima. Para pelatih dan pendamping diharapkan Muharram dapat memberikan perhatian serius, terutama selama mengikuti training center. “Selalu jaga kesehatan dan berlatih dengan tekun untuk bisa memberikan penampilan yang terbaik,” ungkap Muharram memberikan semangat.
Seperti tahun tahun sebelumnya, Pemkab Berau dikatakan Muharram akan mempersiapkan bonus bagi para qori dan qoriah yang meraih juara. Hal ini sebagai bentuk motivasi bagi seluruh kafilah agar terus berupaya memberikan yang terbaik. Bahkan bonus umroh disiapkan untuk kafilah Bumi Batiwakkal. Namun ini ditegaskannya motivasi untuk bersemangat, bukan menjadi target utama. “Kita akan kembali mencoba mengusahakan, walaupun sekarang belum teranggarkan, tapi kita akan upayakan,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Berau disampaikan Muharram memiliki moto untuk menjadi tuan rumah yang siap dan juga menyenangkan. Semangat ini dikatakannya juga harus dimiliki para kafilah yang menjadi duta Bumi batiwakkal untuk mengukir prestasi. “Selamat berlatih dan semoga kita nanti akan mencapai kesuksesan sebagai tuan rumah yang siap dan menyenangkan,” tandasnya. (hms4)

Bupati Resmikan Kantor Kas Bankaltimtara Di Kecamatan Sambaliung dan Biatan

Posted by On April 23, 2018

Bupati Muharram melakukan penandatangan prasasti peresmian kantor kas Bankaltimtara Kecamatan Sambaliung dan Kecamatan Biatan.
Bupati Muharram meresmikan kantor operasional Bank Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara), Senin (23/4). Kantor operasional yang diresmikan yaitu dua kantor kas yang berada di Kecamatan Sambaliung dan Biatan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Muharram.
Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Bankaltimtara, Zainuddin Fanani, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Dwi Arianto, Sekretaris Daerah Jonie Marhansyah, Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) serta nasabah sekaligus masyarakat.
Dalam peresmian ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Bankaltimtara dengan sejumlah sekolah dalam program simpanan pelajar (Simpel). Kemudian program kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Berau dalam program percepatan pembangunan daerah bersama sejumlah OPD.
Dirut Bank Kaltimtara, Zainuddin Fanani menyampaikan bahwa peresemian ini merupakan langkah pendekatan kepada masyarakat dalam upaya peningkatan pelayanan. Dengan berdirinya kantor kas
ini tentu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk lebih cepat dalam mengakses perbankan. “Di Berau ini, tinggal Kecamatan Tabalar saja yang belum kita bangunkan kantor kas atau cabang. Direncanakan bahwa triwulan tiga nanti akan berdiri kantor di sana. Kita harap ini bisa menjadi bagian dalam pelayanan prima kepada masyarakat,” jelasnya.
Zainuddin juga menegaskan bahwa pihaknya terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam membantu pembangunan di masyarakat. Dengan menyediakan sejumlah fasilitas yang akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam akses perbankan, seperti permodalan. Ia otpimis dengan banyaknya kantor cabang atau kas yang ada di setiap kecamatan akan menjadi bagian dalam pembangunan daerah. “Kita terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ditambahkan Kepala OJK Kaltim, Dwi Arianto, dengan berdirinya dua kantor kas ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi masyarakat. Ia pun meminta agar masyarakat bisa memanfaatkan kantor kas yang telah dibangun ini dengan maksimal. Selain itu diharapkan agar fungsi perbankan bisa dijalankan melalui kantor yang baru saja diresmikan ini. “Target akhir yang harus dicapai adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian daerah,” imbuhnya.
Sementara Bupati Muharram memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Bankaltimtara dengan membangun dua kantor kas ini. Dimana sebelumnya masyarakat yang ingin melakukan setoran dana khususnya di Kecamatan Biatan dan Tabalar harus datang ke Talisayan yang telah memiliki Kantor Cabang Pembantu (KCP).
Ia juga menyampaikan bahwa program-progam yang telah dijalankan Bank Kaltimtara sejauh ini sangat membantu pemerintah daerah. Melalui kerja sama dengan sejumlah OPD tentu program yang dijalankan dapat mempercepat pembangunan daerah. “Ini merupakan cerminan bahwa Bankaltimtara sangat serius dalam mengelola keuangan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bank Kaltimtara juga diminta untuk lebih meningkatkan program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada pengusaha-pengusaha pemula yang ingin memulai bisnisnya. Bahkan bantuan permodalan pun diharapkan bisa menjadi bagian dalam fasilitasi ini. “Tentu ini akan memberikan keuntungan juga bagi bank. Dengan modal dan bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dalam memajukan usahanya, hingga akhirnya dapat mengurangi angka pengangguran,” pungkasnya. (hms5)
Listrik Long Beliu Sudah 24 Jam

Posted by On April 23, 2018

Bupati Muharram meninjau keberadaan PLTS komunal yang sudah beroperasi di Kampung Long Beliu Kecamatan Kelay.
Sejak awal April lalu masyarakat di kampung Long Beliu Kecamatan Kelay tidak lagi terkendala dengan masalah listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal yang dibangun sejak 2017 lalu sudah mulai beroperasi 24 jam non stop. PLTS terpusat di Long Beliu di Bangun Aquo Energy, berkat dukungan Millenium Challange Account Indonesia (MCAI) yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Muharram, bersama pejabat terkait dan Kepala Kampung Long Beliu, Benyamin, didampingi Project Manager pembangunan PLTS Komunal Long Beliu, Amelia, meninjau langsung keberadaan PLTS Komunal yang menjadi jawaban dari harapan masyarakat di pedalaman Kecamatan Kelay ini. Pembangkit berkapasitas kurang lebih 518 Kva telah disalurkan ke seluruh rumah penduduk.
Bupati Berau, Muharram, mengaku gembira listrik yang dinantikan masyarakat Long Beliu ini telah dirasakan. Sehingga permasalahan kebutuhan energi listrik di kampung ini telah selesai. Pembangunan PLTS komunal ini ditegaskanya tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Berau. Namun merupakan dukungan dari MCA Indonesia bersama Aquo Energy yang menghibahkan dana ke Bumi Batiwakkal. Selain di Long Beliu, pembangunan PLTS Komunal juga diwujudkan di Kampung Merabu juga di Kecamatan Kelay dan Kampung Teluk Sumbang di Kecamatan Biduk Biduk. “Alhamdulillah listrik di kampung ini sudah menyala disiang hari. Artinya sudah terpenuhi listrik 24 jam,” ungkapnya.
Keberadaan PLTS komunal ini diharapkan Muharram dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggerakkan ekonomi kerakyatan. Tidak hanya dinikmati, namun Muharram juga berpesan agar PLTS ini dirawat dengan baik. Ini merupakan rezeki dukungan dari negara lain, disaat APBD Kabupaten Berau mengalami penurunan. Sehingganya Muharram berharap aset ini dipelihara dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih. “Ini harus kita syukuri dan kita rawat menjaga potensi listrik ini agar tidak rusak. Saya sudah minta kepada Aquo energy untuk memberikan pendampingan sampai ada masyarakat Long Beliu yang terlatih untuk merawat pembangkit ini,” ungkapnya.
Project Manager Aquo Energi pembangunan PLTS Komunal Long Beliu, Amelia mengungkapkan pengoperasian PLTS Komunal sudah dimulai running sejak awal April lalu. Kapasitas pembangkit ini 518 kva. PLTS ini didesain lebih dari kebutuhan masyarakat. Bahkan kemampuan pembangkit ini diyakini bisa memenuhi hingga 20 tahun kedepan. “Kita sudah siapkan SDM dengan pelatihan, baik dalam hal manajemen maupun untuk teknis,” ucapnya.
Sementara Kepala Kampung Long Beliu, Benyamin, mengaku sangat senang dengan adanya listrik 24 jam, yang akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Beberapa usaha masyarakat diakuinya meningkat seperti kerajinan mebel. Dalam pengelolaan pemerintah kampung dijelaskannya telah membentuk badan usaha milik kampung (BUMK) yang akan melakukan pengelolaan dengan profesional. “Kami sudah bentuk BUMK sejak 2017 lalu untuk mengelola PLTS ini,” tandasnya. (hms4)
Jalan HARM Ayoeb Segera Ditangani Atasi Soal Lahan, Bupati Turun Langsung ke Lapangan

Posted by On April 23, 2018

Bupati Muharram turun langsung meninjau Jl HARM Ayoeb yang akan segera diperbaiki tahun ini
Pemerintah terus berupaya untuk melakukan perbaikan Jalan HARM Ayoeb, yang ada di depan Pasar Sanggam Adji Dilayas. Kondisi ruas jalan nasional ini mengalami kerusakan parah akibat kerap terendam air. Ditambah lagi di jalan ini memang tidak ada drainase, sehingga air hujan selalu luber ke jalan. Bupati Muharram pun menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut akan segera dilakukan.
Disampaikan Bupati Muharram bahwa pada tahun ini pemerintah pusat telah memprogramkan perbaikan dengan alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Mengingat statusnya yang masuk dalam jalan nasional. Tentu dukungan ini mendapat sambutan dari pemerintah daerah untuk secepatnya direalisasikan.
Perbaikan jalan ini pun sangat mendesak. Mengingat, warga yang bermukim dan melintas di sepanjang jalan ini selalu merasakan genangan air pada saat hujan turun. Apalagi jalan tersebut sering dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar yang membuat kerusakan jalan semakin parah. “Kita harap bisa secepatnya realisasi program perbaikan ini, sehingga masyarakat nyaman saat lewat,” katanya.
Sementara mengenai kendala yang saat ini dihadapi pemerintah dalam perbaikan ini, terkait keberatan dari beberapa warga yang tidak mau merelakan sebagian kecil tanahnya untuk kepentingan umum. Bupati Muharram telah menggelar pertemuan dengan warga di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Senin (23/4), yang ditindaklanjuti dengan peninjauan ke lapangan. Dalam pertemuan itu, Muharram meminta pengertian warga, untuk merelakan sebagian tanahnya dibangun drainase.
Pasalnya, menurut Muharram, dalam batang tubuh APBD Berau, tidak ada mata anggaran untuk ganti rugi, terutama jika menyangkut kepentingan publik. “Jadi minta keiklasan warga merelakan sebagian tanahnya untuk pembangunan drainase. Kalau jalan ini bagus maka warga juga yang akan menikmati,” ujarnya.
Ruas jalan ini merupakan kewenangan satuan kerja wilayah II BPJN XII Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Perbaikannya menggunakan anggaran dari pemerintah pusat, karena itu, sebelum peningkatan jalan dan pembangunan drainase dilakukan, perlu kejelasan status lahan.
Disampaikan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Berau, Rahmad, bahwa pemerintah akan melakukan perbaikan jalan tersebut secepatnya. Saat ini pihaknya juga telah menurunkan sejumlah alat berat untuk mempermudah pekerjaan nantinya. “Yah kita harap bisa segera dilelang dan dikerjakan. Ini merupakan peluang kita yang harus direalisasikan, karena perbaikan ini menjadi salah satu prioritas dari kementerian. Saat ini ada empat daerah di Indonesia yang masuk dalam program pelebaran jalan tersebut, yang tiga kemungkinan dipending. Berau saja yang masuk prioritas karena sudah sangat mendesak, jadi kita harap bisa terlaksana,” pungkasnya. (hms5)
Promosikan Kerajinan di Kartini Week 2018

Posted by On April 22, 2018


Ketua Dekranasda Berau, Sri Juniarsih Muharram, mempromosikan langsung berbagai produk hasil kerajinan tangan masyarakat Berau diajang Kartini Week 2018.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau tidak pernah berhenti untuk terus mengangkat potensi kerajinan daerah ke tingkat nasional. Kali ini Dekranasda bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, kembali mengikuti pameran tingkat nasional bertajuk Kartini Week 2018 yang digelar dalam rangkaian pemilihan putra dan putri pariwisata nusantara (P3N) 2018 di Mall Kasablanka Jakarta, Sejak Kamis (19/4) hingga Minggu (22/4) kemarin .

Ketua Dekranasda Berau, Sri Juniarsih Muharram, bahkan hadir langsung untuk memperomosikan berbagai kerajinan tangan masyarakat Kabupaten Berau kepada pengunjung pameran. Kartini Week 2018 diikuti berbagai daerah tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota se Indonesia, serta beberapa dunia usaha. Sehingga momentum Kartini Week menjadi kesempatan bagi Bumi Batiwakkal untuk terus memperkenalkan produk daerahnya. “Ini menjadi momentum bagi kita untuk mempromosikan berbagai produk hasil kerajinan daerah yang juga memiliki kualitas terbaik,” ungkap Sri Juniarsih, didampingi Kepala Diskoprindag, Wiyati dan Sekretaris Disbudpar Berau, Noryati.

Beberapa produk unggulan, seperti batik Berau, tenun khas Berau, gelang dan kalung manik, kerajinan dari batok kelapa, hingga tas anyaman dari rotan ditampilkan dalam pameran. Berbagai produk ini pun menjadi daya tarik pengunjung pameran. Tidak hanya hasil kerajinan tangan, panganan olahan tradisional khas Kabupaten Berau juga dipromosikan dan dipasarkan selama pameran berlangsung. “Alhamdulillah berbagai produk kita menjadi daya tarik para pengunjung. Terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang ke stand Dekranasda Berau,” ungkapnya.

Dekranasda Berau, dijelaskan Sri Juniarsih juga memanfatkan gelaran Pameran Kartini Week untuk mempromosikan pariwisata Bumi Batiwakkal. Pesona keindahan destinasi wisata bahari hingga pedalaman, wisata budaya dan sejarah ditampilkan untuk memikat pengunjung pameran berwisata ke Bumi Batiwakkal. Promosi ini dikatakannya mendapat antusias dari pengunjung yang menanyakan langsung destinasi Kabupaten Berau dan merencanakan untuk berkunjung. “Ini momentum bagi kita, sehingga kami selalu turut mempromosikan pariwisata, karena pariwisata ini berkaitan erat dengan ekonomi kreatif yang kita promosikan,” jelasnya.

Gelaran Kartini Week 2018 merupakan rangkaian dari ajang pemilihan putra dan putri pariwisata Nusantara 2018. Dimana duta Kabupaten Berau terpilih mengikuti ajang bergengsi ini hingga ke grand final yang puncaknya digelar pada 27 April mendatang. Masing masing atas nama , Fitria De Flora Firdausi dan Joshua Bith. Keduanya kini tengah mengikuti tahapan pemilihan dan berupaya memberikan penampilan yang terbaik di nasional. (hms4)
Pesta Adat Pasca Panen Masyarakat Long Beliu

Posted by On April 22, 2018

Bupati Muharram menaiki perahu yang ditandu para pemuda Kampung Long Beliu dalam penyambutan di pesta adat budaya Pelmus Got On Poq Uluk Lesong Kalong kemarin.

Mensyukuri panen yang dicapai tahun ini, masyarakat di Kampung Long Beliu Kecamatan Kelay memiliki tradisi turun temurun. Tradisi Pelmus Got On Poq Uluk Lesong Kalong dirayakan dengan bersama sama menumbuk beras pasca panen  dalam lesung ukir. Tahun ini pesta adat budaya masyarakat Long Beliu lebih meraih. Bupati Berau, Muharram, bersama pejabat dijajaran Pemerintah Kabupaten Berau turut hadir dan menumbuk beras bersama masyarakat, yang digelar Minggu (22/4) kemarin.
Bupati Muharram, disambut masyarakat dipintu masuk pemukiman Kampung Long Beliu. Muharram bahkan menaiki perahu panjang yang dipikul pemuda Long Beliu menuju balai adat yang menjadi lokasi acara. Penyambutan dengan tradisi khas Masyarakat suku Dayak pun dilakukan dengan menyematkan topi khas suku Dayak, Parang serta kalung manik kepada Bupati Muharram.
Gelaran pesta adat budaya Pelmus Got On Poq Uluk Lesong Kalong tahun ini, menurut Kepala Kampung Long Beliu, Benyamin, baru kali pertama digelar meriah. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan kebudayaan yang dimiliki masyarakat Kampung Long Beliu. Sehingga syukuran pasca panen ini tidak hanya dirayakan masyarakat setempat, namun juga terpublikasi ke masyarakat luas dan tradisi ini juga menjadi daya tarik pariwisata di Kampung Long Beliu yang juga bersiap untuk ditetapkan menjadi kampung adat budaya di Bumi Batiwakkal. “Sesuai gagasan masyarakat dan pemerintah kampung tahun ini tradisi pasca panen ini kita ekspos keluar agar adat dan budaya Long Beliu bisa dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.
Kampung Long Beliu, disampaikan Benyamin terus berbenah untuk menjadi kampung terbaik dan siap bersaing dengan kampung atau desa lainnya. Bahkan Long Beliu bercita cita ingin menjadi kampung percontohan dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan tradisi adat dan budaya daerah. Benyamin berharap dukungan dari seluruh pihak agar cita cita dan impian masyarakat Long Beliu ini dapat terwujud. “Sejak dini anak anak kami sudah dibekali untuk melestarikan budaya daerah, pesta adat ini menjadi awal bagi kami untuk kedepannya terus meningkat dan semakin menarik kunjungan wisatawan ke Long Beliu,” ucapnya.
Bupati Berau, Muharram, mengaku senang dan gembira bisa hadir langsung dan bersama sama masyarakat mensyukuri atas hasil panen yang diraih tahun ini. Dengan rasa syukur ini akan memberikan berkah agar panen berikutnya akan semakin berlimpah. Muharram mengaku bangga dengan masyarakat suku dayak yang begitu kompak dan disetiap gelaran kegiatan selalu bergotong royong bahu membahu mensukseskan kegiatan. Hal itu yang terlihat dari gelaran pesta adat budaya pasca panen  Pelmus Got On Poq Uluk Lesong Kalong tahun ini. “Saya sangat senang dan bahagia. Saya bangga kepada masyarakat suku Dayak termasuk di Long Beliu ini yang begitu kompak,” ucapnya.
Bupati Muharram bahkan merespon harapan dan keinginan masyarakat Long Beliu untuk menjadi kampung adat budaya di Kabupaten Berau. Muharram akan segera menindaklanjuti dengan organisasi perangkat daerah terkait, akan mengupayakan untuk penetapan kampung adat budaya. Terlebih Long Beliu telah didukung dengan keberadaan fasilitasnya termasuk balai adat yang cukup besar. “saya keliling ke beberapa tempat, di Long Beliu ini yang saya nilai memiliki balai adat semegah dan sehebat ini. Luar biasa tinggal bagaimana kita merawatnya,” ungkapnya
Pemkab Berau disampaikannya juga akan terus mensuport pembangunan infrastruktur penunjang di kampung Long Beliu Kecamatan Kelay ini. (hms4)
Pemilihan Duta Genre Kaltim-Kaltara 2018

Posted by On April 22, 2018

Kepala DPPKBP3A Berau, Rohaini bersama Kepala BKKBN Perwakilan Kaltim, Eli Kusnaili di malam anugerah Duta Genre 2018 tingkat kaltim.

Duta Generasi Berencana (GenRe) utusan Kabupaten Berau berhasil, meraih juara dalam pemilihan duta generasi berencana tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018. Duta Bumi Batiwakkal berhasil menyabet juara pertama putra jalur masyarakat atas nama Abizar Yogya Ananda Utama. Serta juara ketiga putri jalur masyarakat atas nama Ayu Riaini dan Juara ketiga putri jalur pendidikan atas Indah Wulan Pertama.
Penghargaan diserahkan langsung Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Elli Kusnaili, pada malam puncak grnad final ajang kreatifitas dan anugerah duta genersi berencana (Genre) tingkat Provinsi Kaltim dan Kaltara, di Ballroom Hotel Radja Samarinda, Sabtu (21/4) malam kemarin.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, DR Rohaini, yang turut mendampingi duta asal Berau, mengaku senang bisa meraih juara. Terlebih salah satu dari utusan Bumi Batiwakkal, menyabet juara pertama, yang selanjutnya akan dipercaya mewakili Kalimantan Timur ke tingkat nasional. “Ini menjadi kebanggaan kita masyarakat Berau, khususnya para generasi muda daerah ini,” ungkapnya.
Menyabet tiga juara sekaligus, disampaikan Rohaini menjadi kebanggaan tersendiri, karena setelah beberapa kali mengikuti kegiatan ini, baru pada tahun 2018 ini bisa meraih juara terbaik. Meskipun dua juara masih berada pada peringkat ketiga. Namun ini dikatakannya sudah menjadi kebanggaan dan menjadi motivasi bagi generasi muda Bumi Batiwakkal untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerahnya. “Ini menjadi semangat kita, apalagi baru kali ini kita bisa mendapat juara pertama yang nantinya akan menuju pemilihan tingkat nasional,” ucapnya.
Seleksi bagi duta generasi berencana dijelaskan Rohaini dilakukan bertahap dan cukup ketat sesuai dengan standar kompetensi persyaratan yang ditetapkan. Pemilihan duta genre ini diseleksi dari beberap sekolah yang telah membentuk pusat informasi konseling (PIK) remaja. Maupun PIK mahasiswa untuk tingkat perguruan tinggi se Kabupaten Berau. Melalui tahapan seleksi ini selanjutnya ditunjuk yang dipercaya untuk mewakili Bumi Batiwakkal. “Kita lakukan seleksi ditingkat kabupaten Berau dengan pemilihan dari beberapa sekolah yang telah membentuk PIK,” tandasnya.
Melalui program Genre mengedepankan pembentukan karakter bangsa  dikalangan generasi muda. mereka diberikan wawasan  tentang kependudukan, kesehatan reproduksi remaja, penyiapan kehidupan  berkeluarga, pembangunan keluarga  melalui pusat informasi konseling (PIK) remaja yang ada di Masyarakat,  sekolah dan  perguruan tinggi. Pemilihan duta Genre  ini diharapkan menjadi figur atau contoh, motivator, serta dapat menularkan ilmunya bagi para remaja lainnya,  sehingga para remaja  mampu menunda usia perkawinanya di usia muda, dengan mempersiapkan segalanya atau dengan merencanakan perkawinan dengan matang. (hms4)