Portal Berita Resmi Humas Pemda Berau

Popular Post




Gubernur Daftarkan Sebagai World Heritage ke UNESCO

Posted by On April 09, 2018

Pulau Kakaban dengan danau ditengah ini ditetapkan Gubernur Awang Faroek Ishak sebagai cagar alam kaltim dan diusulkan menjadi world heritage ke UNESCO.

Keindahan dan keunikan yang ada di Pulau Kakaban di Kepulauan Derawan merupakan anugerah alam yang dimiliki Bumi Batiwakkal. Sumber daya alam ini pun harus terus terjaga agar tetap lestari. Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak bahkan menetapkan Pulau Kakaban yang merupakan bagian dari Kecamatan Maratua ini sebagai cagar alam Kalimantan Timur. Hal itu diungkapkan Awang disela kunjungan kerjanya ke Pulau Maratua beberapa hari lalu.
Pulau Kakaban diungkapkan Gubernur Awang memiliki keindahan dan keunikan yang luar biasa dengan danau yang menjadi habitat ubur ubur tidak menyengat. Ini hanya ada dua diunia, salah satunya ada di Pulau Kakaban Berau. Kondisi hutan di Kakaban juga masih lestari dan terjaga kelestariannya. Sehingga world heritage atau warisan dunia ini harus dilindungi dengan baik. “Pulau kakaban itu tidak ada duanya ditempat lain di Indonesia, hanya ada dua di dunia, satu disini dan satu di Palau di Fhilipina,” ungkapnya.
Gubernur Awang Faroek Ishak, mengusulkan langsung Pulau Kakaban ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menjadi world heritage di Indonesia yang tidak boleh diganggu. “Nah sesuai kewenangan saya. Pulau Kakaban saya tetapkan sebagai cagar alam, tidak boleh diganggu,” tegasnya.
Pulau Kakaban yang dihuni ubur ubur terbalik dan tidak menyengat ditegaskannya harus dijaga. Gubernur Awang Faroek bahkan akan melayangkan protes ke Balai Konservasi Sumber Dalam Alam (BKSDA), karena menurutnya hingga saat ini tidak ada penjaga di Pulau Kakaban. “Baru baru ini ada ubur ubur itu mati, karena oleh wisatawan diangkat angkat ke udara, akhirnya mati. Ini kejadian baru minggu lalu di kakaban,” ungkapnya.
Peristiwa ini ditegaskanya tidak boleh terjadi. Namanya cagar alam ditegaskan Awang tidak boleh aktivitas yang akan merusak alam tersebut. Tidak boleh ada rumah maupun kehidupan lain di pulau tersebut. Kakaban hanya khusus untuk tourism atau kunjungan wisatawan yang juga harus dikelola dengan baik.
Sementara Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak terhadap pariwisata Kabupaten Berau. Terlebih menetapkan Kakaban sebagai cagar budaya dan mengusulkannya sebagai salah satu warisan dunia ke unesco. Sehingga perlindungan terhadap destinasi wisata Kabupaten Berau ini akan semakin baik. “Pulau Kakaban ini memang harus dilindungi agar keunikan yang ada di pulau ini tetap terjaga,” ungkapnya.
Pemkab Berau melalui instansi terkait ditegaskan Agus memberikan perhatian serius dalam pengelolaan destinasi wisata ini. Termasuk mengatur interaksi wisatawan yang berkunjung di Pulau Kakaban. Sosialisasi terus dilakukan agar tidak merusak ekosistem yang ada. (hms4)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »